Friday, April 11, 2008

springkler anti asap rokok

 

Baru hari ini di ruang toilet perempuan dipasang rambu dilarang merokok.  Tertanda di bawahnya, building management.  irma senang melihatnya.  Abis selama ini tetangga sebelah senang sekali merokok di toilet.  Katanya sih, emang paling enak ngerokok sambil nongkrong di atas dudukan toilet.  Sekalian menyamarkan aroma saat buang air besar.  Tapi buat irma, aroma penyamar itu sama-sama nggak enaknya.

 

‘Elo tau kenapa dipasang ginian ?’ seorang staff Marketing yang sedang cuci tangan bertanya kepada irma.  irma menggeleng.  Lalu ia pun bercerita.  Rupanya itu berawal dari komplain boss bule kantor kami.  Dia udah beberapa kali komplain kepada building management mengenai aroma asap rokok di seputaran kantor.  Bukan cuma di toilet tapi juga koridor.  Yang paling keras baunya di dekat tangga darurat.  Memang di situ tempat para smoker lantai ini merokok.  Termasuk salah seorang Senior Manager kami.  Padahal dia seorang auditor lingkungan.

 

Kesal karena komplainnya nggak pernah ditanggapi, suatu hari boss bule tersebut memotret para perokok yang kedapat merokok di tangga darurat, samping janitor, dan koridor.  Lalu foto-foto tersebut ia kirim kepada building management via e-mail.  Beserta ancaman bahwa jika tidak segera diambil tindakan maka ia akan menghubungi pengacaranya untuk menuntut building management.  Dasar tuntutannya adalah Peraturan Gubernur DKI yang dikeluarkan di masa pemerintahan Sutiyoso mengenai ketentuan area bebas asap rokok.

 

Ternyata gertakannya berhasil.  Hari itu juga pimpinan building management menemuinya.  Dan itulah hasilnya.  Dipasang rambu dilarang merokok di ruang toilet.  Bukan hanya itu, untuk beberapa hari ini malah seorang petugas keamanan ditempatkan di lantai kantor kami khusus untuk ‘mengusir’ orang-orang yang keukeuh merokok di sini.  Jelas-jelas gedung ini memberlakukan non-smoking area di setiap lantai.  Kecuali area restoran dan basement.  Tapi seharusnya di basement juga nggak boleh tuh !  Kan di sana pernah terjadi kebocoran gas.  

 

Oh begitu, irma mengangguk-angguk dengar penuturan rekan kerja tersebut.  Bagus juga ya.  Tapi bagaimana caranya mengontrol para perokok perempuan yang keukeuh merokok di dalam toilet ?  Kan petugas keamanannya cowok.  Nggak mungkin dia masuk ke dalam toilet cewek, kecuali didampingi petugas perempuan.  Padahal irma tau banget tetangga sebelah yang cantik-cantik tuh pada suka ngerokok di toilet.

 

Hmm, seharusnya tepat di atas dudukan toilet tuh ditaruh springkler anti asap rokok.  Jadi begitu yang nongkrong di situ ngerokok, WUSHHHHH ……… langsung air dari langit-langit tercurah.  Basah, basah deh si mbak-mbak itu.  Paling nanti dia malu kalau keluar toilet dandanannya yang mahal itu jadi hancur dan kucluk.  Lagian udah tau nggak boleh merokok di situ kok ya ngeyel !

 

 

4 comments:

  1. wahhh.. gue salut bgt... setujuuu!!

    ReplyDelete
  2. disini juga ada larangan, tapi nggak ada yg berani negur.
    dan kalo tuh bule bawa kamera motret gue, gue akan POSE buat dia, hihihi

    ReplyDelete
  3. huahahahahahahaaaa ..... deedee buangett :D

    ReplyDelete